FoReVeR @nd OnE

Monday, February 27, 2006

perasaan kepala pusing ku ini kapan sembuhnya ya ???
tak begitu mengenak bila harus beraktifitas... mungkin terlalu banyak hal yang gie dipikir in akhir2 ini. dari bulan desember ampe bulan ini hari-hari yang aku lalu i terlalu berat.

capek seh bila harus seperti ini terus.... dalam batin ku sudah mulai berontak tak tahan dengan segala hal yang terjadi... dalam tiap-tiap langkah ku selalu dalam kebingungan gak tau musti berbuat apa ...

bosan... dengan segala keadaan ini, selalu dan selalu dengan harapan-harapan yang tak pasti. maju mundur dengan segala yang terjadi. entah sampai kapan ku bisa bertahan dengan segalakeadaan yang terjadi saat ini...

mana ya rista yang dulu lagi ???

kala batin ini berontak tak kuasa akan makin bekunya otak
bisa-bisa kepala ini botak....

$#$#$@##^^&&*$*#%!!~!@@#@$#@$%#%$&%*

bingung..... mo posting apaan.......

aku ingin semuanya berakhir,........

Monday, February 20, 2006

sakit... lagi....

semalam an aku gak isa tidur hikxxxx nyebelin bangetttttt, kepala ku rasanya mo pecah aja.. pusing tujuh keliling... badan panas dingin... pokoknya menyiksa banget deh....

bentar-bentar bangun... rencananya mo puasa, eh.... malah sakit kepala ku rasanya gak ketulungan. sebelum sholat subuh aku sempetin mandi keramas aja... sapa tau bisa sedikit reda sakit kepalanya, gak taunya sama aja....

jam 5 pagi aku nyuruh adek ngerokin biar sembuh, tapi ternyata sama aja....saking gak kuatnya, terpaksa deh mau gak mau aku berobat ke dokter, hikss hikss ternyata sakit types ku mo kambuh lagi..... kenapa sakit terussss yah... sebel deh.....
badan rasanya sakit semuanya.

aku berharap di umurku yang bentar lagi menginjak ke 22 di beri kesehatan selalu AMIN. capek neh klo harus sakit terus, rasanya kesiksa banget.... kadang jadi sebel sendiri kok sakit-sakit an mulu... kasihan ma ortu neh bikin khawatir terus... maap in aku ya ibu... ya bapak.... udah bikin khawatir

Saturday, February 11, 2006

kubiarkan cahaya bintang memilikimu
kubiarkan angin yang pucat
dan tak habis-habisnya gelisah
tiba-tiba menjelma isyarat, merebutmu
entah kapan kau bisa kutangkap

[nokturno - sapardi djoko damono]

kamu ternyata manis, lebih dari yang kubayangkan. engkau bahkan lebih manis dari hujan, yang malam ini membasahi bibirku dengan jemari rintiknya yang lembut. wajahmu, juga senyum itu, ternyata lebih misterius dari matahari, yang selalu bangunkan tidurku.

tapi matamu? tuhan..., benarkan di sana ada telaga, yang menarik tanganku untuk terus masuk dan berdiam di situ? benarkan kulihat danau di telaga itu, yang menjanjikan keteduhan kasih? sayang, pohon di samping telaga itu menyatakan satu hal: dia telah menjadi penunggu.

aku mulai kangen kamu

ahirnya setelah sekian lama rasa kangen ku terhadap mu, kini sirna sudah. entah keberanian apa yang membuat ku yakin tuk mau bertemu dengan mu. ketika ku bertemu dengan mu sunggu ku tak bisa berkata - kata, ku tak tahu harus berbuat apa lidah ini serasa kaku tuk berucap padamu. terlebih lagi ketika mata kita saling beradu, seakan darah yang mengalir dalam nadiku terhenti. sudah ku coba berulang kali tuk selalu menghindar dari tatap matamu, tapi engkau selalu melakukannya membuat ku makin tak mengerti harus bersikap.

ketika bersama mu, ku merasakan ada sedikit kesejukan dalam hati ini yang sekian lama merasakan adanya kehampaan. dalam batinku ingin sekali ku memeluk erat dirimu. tapi ku tak mampu lakukan itu. aku masih tak percaya ku bisa melihat mata dan senyum itu... yang selalu memberikan kesejukan dalam hati ini.

ternyata aku tak bermimpi, ini nyata bahwa kita bertemu setelah sekian lama tak saling bertatap muka. tak ada yang berubah dari dirimu, masih saja seperti dulu... yang menyimpan banyak hal dalam pikirmu, walau pun terkadang ku dapat melihat dan merasakan apa yang sedang engkau pikirkan. namun aku tak mampu mengatakan apa yang ku lihat dari dirimu itu.

bertemu dengan mu sungguh membuat ku ada sedikit kelegaan, walaupun tak merubah keadaan yang sudah terjadi, tapi kenapa setelah bertemu denganmu aku merasakan takut yang lebih dari kemarin-kemarin yang kurasakan. tapi ku selalu meyakinkan dalam diriku tuk memberanikan diri dengan apa yang terjadi.

Thursday, February 09, 2006

Kenangan Terindah

aku yang lemah tanpamu
aku yang rentan karena
cinta yang tlah hilang darimu
yang mampu menyanjungku

selama mata terbuka
sampai jantung tak berdetak
selama itu pun
aku mampu tuk mengenangmu

darimu
kutemukan hidupku
bagiku
kau lah cinta sejati

bila yang tertulis untukku
adalah yang terbaik untukmu
kan kujadikan kau kenangan
yang terindah dalam hidupku
namun takkan mudah bagiku
meninggalkan jejak hidupku
yang tlah terukir abadi
sebagai kenangan yang terindah

mimpi itu hadir kembali... kenapa hanya lewat mimpi ku berani bertemu dengan mu, menyapamu dan banyak kata yang ku ucapkan untuk mu. tapi ketika dalam nyata berkata, walupun lewat udara ku banyak terdiam. hanya basa-basi yang terucapkan. ketika keadaan memaksa kita tuk bertemu ku tak berani melakukannya.

jujur ku takut sekaligus malu bila harus bertemu dengan mu, aku tak tahu kenapa keadaan malah menjadi seperti ini. sudah ku coba tuk beranikan diri bertemu dengan mu, tapi kenapa masih saja ketidak mampuanku untuk itu.

mungkin aku takut akan perubahan di antara kita, atau mungkin dari hati ku saja yang ketakutan. sungguh aku ingin sekali bertemu denganmu, walaupun itu hanya sedetik. ku ingin melihat senyum itu, senyum yang dulu memberi warna dalam hari-hariku.

dalam tiap deti-detik yang ku lewati tar pernah terlepas sekalipun berhenti memikirkan mu. seadainya pun engkau tak pernah memikirkan diriku walupun sedetik, tapi aku masih selalu saja berfikir dan memikirkan mu.

saat ini hanyalah mimpi dan hayalan ku bisa melihatmu dan bersama mu... akan kah bisa kita membuat suatu kenangan indah seperti dulu ???
ku tak berharap terlalu banyak akan hal itu...

ku ingin keberanikan ku ada... agar aku mampu memberanikan diri tuk bertemu dengan mu agar ku bisa melihat senyum itu, dan bisa melepaskan segala rasa kangen ku padamu.